
Aq yakin semua orang pasti pernah menangis, merasakan sakit, pilu dalam hati. Kadang tak tahu apa yang harus dilakukan. Apalagi saat kita tak memiliki teman untuk berbagi cerita, sungguh menyakitkan harus menangis s’orang diri. Namun kadang tangis ini harus tertahan di saat kita berada di tengah-tengah lalu lalang aktivitas orang-orang yg begitu sibuk dengan dirinya masing-masing. S’olah kita sendiri merasakan kesepian dalam keramaian.
Kita dipaksa untuk tersenyum dan tertawa untuk menyembunyikan apa yg kita rasa. Sungguh begitu kosong dan hampa seyuman dan tawa itu. S’olah berusaha menjadi s’orang yang begitu tegar sembunyi dari hati yg ringkih. Namun semakin ditahan akan semakin menderita. Ingin marah, namun marah pada siapa, toh orang lain tak punya salah. Yang terkumpul saat itu hanya perasaan kesal dan sedih yang meluap-luap di dada.
Ingin berteriak sekeras mungkin, namun masih ada rasa untuk menjaga image diri, untuk tetap tenang dan tak bersikap histeris. Dalam benak ingin sekali berada dlm hamparan tanah yg luas dimana tak ada seseorang, dan meluapkan segala emosi dengan berteriak dan menangis. Sungguh lega jika itu bisa dilakukan saat perasaan ini benar-benar kecewa akan suatu kenyataan yg pahit.
Setelah rasa sakit itu hilang dan memperoleh sesuatu yg baik, maka itulah yang disebut bahagia. Karna tanpa rasa sakit, kita tak akan pernah tahu apa arti dari rasa bahagia yg sesungguhnya. Jika kita terus merasa bahagia, maka rasa bahagia itu akan dirasa biasa. Namun jika kita telah merasakan apa itu sakit hati dan menderita, saat rasa bahagia itu datang, maka akan terasa sangat luar biasa indahnya bahagia itu.
Bahagia seutuhnya ada di balik makna penderitaan. Maka dari itu bersyukurlah akan semua rasa yg kita punya. Karna semua itu milik-NYA.
- Dari derita untuk bahagia -
WELLCOME...IT'S ME NCHIE LEE SINICHI
Rabu, 24 Juni 2009
Kali ini aq serius.. tapi itu bkn band yg sudah bubar...bkn pula 2 ato 3 rius, ckp 1 saja...!
Posted by nChie Lee SiniChi at 12.37
Labels: Curhatan...Cuy
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar